Sabtu, 29 Maret 2014

Revolusi Mimpi - Meniti Masa Depan



Hari ini aku mulai merangkai kembali mimpi-mimpiku. Stalking tadi sore benar-benar menggoyahkan keegoisanku untuk menjadi wanita karier sukses tanpa peduli apa yang terjadi di luar sana. Beberapa jam yang lalu aku terpaku di depan laptop sembari mengintip profil kakak-kakak hebat nan sukses. Mereka yang sudah dijanjikan kemapanan hidup di kota dengan segala hiruk pikuknya, namun lebih memilih untuk berjuang, mengabdi, berbagi kebahagiaan untuk anak-anak di pelosok Nusantara. Mereka yang rela barbagi ilmu pengetahuan untuk memajukan ppendidikan Indonesia, ya, demi Indonesia.
Tidak banyak dari mereka yang mendapat cacian, namun itu semua tidak melunturkan tekad mereka untuk membangun negeri ini.
Aku jadi tersadar, apalah arti ilmu yang sudah aku kumpulkan selama ini bila tak ada orang yang merasakan manfaatnya. Aku jadi berniat untuk meneruskan perjuangan mereka. Tentunya aku harus menghebatkan diriku sendiri terlebih dahulu. Kalau aku saja belum hebat, bagaimana aku bisa menjadikan putra-putri Indonesia hebat?
Oke, hari ini juga aku semakin bersemangat untuk menjemput mimpiku. Menjadi orang hebat yang mampu menghebatkan orang lain. Kedengarannya memang berlebihan sih, tapi bukankah tidak pernah ada yang salah dengan mimpi besar? Yang salah adalah ketika mimpimu yang besar itu tidak diiringi dengan usaha yang besar pula. Kalau ada yang menganggap aku sombong, ya silakan. Tapi sekali lagi, tidak pernah ada yang salah dengan cita-cita yang mulia.
Selain semakin bersemangat untuk menjemput mimpiku, aku juga semakin sayang dengan keluargaku. Memang sebelumnya nggak sayang? Ya sayang sih, tapi untuk kali ini (mungkin) sudah tidak akan ada lagi kata “menggerutu” ketika keluarga membutuhkan bantuanku. Tidak akan ada lagi kata “iri” ketika melihat teman-temanku dibesarkan di keluarga dengan latar belakang yang berbeda denganku. Yang ada hanya kata semangat untuk menjemput impianku dan semoga suatu saat nanti Ibu memelukku sambil berkata “Ibu bangga punya kamu, nak”. Ya ... semoga. Doakan aku.

















Sumber : antarafoto.com
















Sumber : bp.blogspot.com
















Sumber : http://rob13y.files.wordpress.com

0 komentar:

Posting Komentar